Bicara tentang perubahan sepertinya tidak akan ada habisnya. Semua pasti berubah, yang tidak akan pernahberubah ya perubahan itu sendiri. Tak terkecuali dengan saya. Akhir-akhir ini saya merasa kok jauh berubah dibanding sebelumnya yang cengengesan melulu, rame, konyol, bawel, dll. Sekarang? Jangankan ketawa-ketiwi, rasanya kok jauh lebih diam & serius ya? Me? Serious? Seems such an impossible things.. ;)).
There’s nothing wrong of being serious, I know that.. tapi kok kayanya that was sooo NOT ME !! Ketika mulai banyak yang komen di facebook yang bilang, “kok kamu dieman sekarang, kenapa? salah obat?”, “sejak jadi TL kok lo agak jaim sih say?”. Woogh masa siih? 😮
Hmm, masa iya saya sudah seberubah itu ? 😕 Wah, gawat nih.. berarti sudah out of my profile, lost identity.. lebay! ;)). Tapi memang benar juga sih. Saya juga merasa kalau saya akhir-akhir ini jauh lebih pendiam dan serius dibandingkan biasanya. Tapi ya begitulah.. semua orang ada up and down-nya, semua orang pasti tiap waktu berubah, mungkin sekarang saya sedang berada di off peak season (berasa jadi tiket pesawat), tapi nanti mungkin saya bisa kembali jadi pecicilan seperti dulu.. :-bd. Ya mungkin memang sudah saatnya jadi lebih dewasa. Tsaahh.. Jadi pengen benerin poni ;))
Tapi kadang kok saya jadi rindu masa-masa pecicilan seperti dulu ya? 😕
[devieriana]

. Aslinya sih janjian pagi sama Nanang, tapi berhubung Nanang-nya pagi ada acara jadi diundur sore. Itupun sudah bikin saya parno banget, anget & panik duluan, konfirmasi berkali-kali via sms : “Nang, kamu jadi dateng kan? Ga cancel lagi kan?”. Ya takut aja kalau Nanang batalin lagi kan nggak lucu besok aku terbengong-bengong dengan sempurna karena nggak tahu apa yang mesti dikerjain duluan. Mmhhh.. karena kadang saya suka panik berlebihan, suka merasa insecure kalau semuanya belum siap. Ada yang bilang sedikit perfeksionis kalau ada pekerjaan yang belum selesai, atau ada yang belum ngerti, atau pekerjaan kurang rapi. 