Jiwa Yang Terabai

crossroad

 

Berdiri dia dalam diam
di sudut sebuah persimpangan..
Jalanan didepannya terpecah dalam satuan kilometer
yang panjang dan tak beraturan
Debu jalanan mengaburkannya
menjadi jalanan panjang tak berujung
dan kumparan yang terulur

Dimanakah sosok itu?
Meninggalkan sebuah hati yang bias dan tak jelas
Terabai bagai angin yang tak tergapai
Tercekik, mengejang..
Lalu melayang..

Akankah sosok itu akan hilang menembus labirin waktu yang berbeda?
Pelahan memasuki sekat ruang yang tak bisa dia ingat kalau dia pernah ada
Atau akankah hanya horizon sang waktu
yang mampu menjawab sebuah tanya?

 

 

 

 

gambar dipinjam dari sini

 

 

Continue Reading

Selamat Ulang Tahun, Ma..

mother

Ibu..
merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir – bibir manusia.
Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.
Kata yang semerbak cinta dan impian,
manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa..


Ibu adalah segalanya.
Ibu adalah penegas kita di kala lara, impian kata dalam rengsa,
rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi.
Siapa pun yang kehilangan ibunya,
ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasa
merestui dan memberkatinya..


Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu.
Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.
Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi
sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian..


Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan…
Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya.
Pepohonan dan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian..


Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.
Penuh cinta dan kedamaian..

 

 

:+: Khalil Gibran :+:

 

 

Selamat Ulang Tahun ya Ma.. semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, perlindungan & memberkati kehidupan Mama..

.. We love you ..

* peluk cium : Papa, aku, Echa, Dista *

kadonya tar menyusul ya Ma 🙂

[devieriana]

 

 

 

picture taken from here


Continue Reading

Pada Secangkir Kopi

 

black coffee

 

Dititipkannya kisah penat & kuncupnya kelopak mata
pada kepulan uap & aroma secangkir kopi di pagi hari
nikmat diantara pekaknya belantara kota
disela deret huruf, angka, dering telepon & pendarnya kotak cahaya

 

Pada secangkir kopi & keping cakram James Morrison
ditautkannya kisah ketidakjemuan pada canda, tawa
ledakan amarah & kadang lelehan airmata
praktis disela semua tarian jemari diatas keyboard
saksi terbungkusnya sebuah kisah hidup & cinta

 

Pada secangkir kopi beserta ampasnya
dia bertutur  tentang sosok adam & hawa
yang kisahnya bak roman percintaan
antara jarum pendek dan jarum panjang
yang senantiasa bercinta tepat pada dentang pukul dua belas

 

Tentang rindu dendamnya pada bintang langit
yang nyaris tak terjamah
bahkan oleh tangan setan & malaikat sekalipun

 

Rindu yang sangat pekat itu..
.. kental bagai kopi tanpa gula ..
.. Pahit..
.. tapi penuh aroma ..

 

 

[devieriana]

 

gambar pinjam dari sini

 

Continue Reading

Malaikat Sayap Kapas ..

little angel

Langit tampak pucat & basah..
Tampak tak tidur setelah menangis semalaman..
Tubuhku lunglai seolah tak bernyawa..
Tulang belulangku lunak bak tulang ayam presto..
tak mampu menyangga puluhan kilogram
daging hidup yang membungkusnya..

Mataku mengering, korneaku mengeras..
Seluruh ruang mendadak kosong.. sunyi
Sang waktu enggan merayap..
Dia duduk diam ikut enggan bergerak..

Mendadak..
kepak sayap ribuan gagak hitam membahana di sekelilingku..
Kidung kematian pun mengiring nyaring
diantara keruh & pekatnya langit siang..

Sebentuk malaikat mungil sekelebat menyeruak..
meronta keluar dari buncitnya perutku..
terbang pelan, kemudian meninggi ke arah gumpalan awan putih..
tersenyum sambil melambaikan tangan kecilnya padaku..
berbisik lirih padaku yang mati suri..

“kutunggu Mama di surga..”

Jeritku nyaris tak terdengar..
luruh bersama merahnya darah & putihnya kafan..

– Jakarta, 12 Agustus 2008 –

gambar imut itu dipinjem dari sini

[devieriana]

Continue Reading

When you thought I wasn’t looking

Children_Painting_4

MOMMY…

When you thought I wasn’t looking,…
I saw you hang my first painting on the refrigerator,..
you looked so-so-so proud…
and I immediately wanted to PAINT another one…

When you thought I wasn’t looking,…
I saw you feed a Stray cat, and show your love to the cat…
and from that, I learned that it was GOOD to Be KIND to animals….

When you thought I wasn’t looking,…
I saw you make my Favorite cake for me… and from that I learned,
the LITTLE things can be THE SPECIAL things in life.

When you thought I wasn’t looking,…
I heard you say a Prayer,…
and I knew THERE is GOD I could always TALK TO
and I learned to TRUST in HIM

When you thought I wasn’t looking,…
I saw you make a Meal and take it to a friend who was sick,…
and I Learned that we ALL have to HELP to take CARE of each other…

When you thought I wasn’t looking,…
I saw you give of Your time and money to help people who had nothing…
And I learned that those who have something
SHOULD GIVE to those who don’t…

When you thought I wasn’t looking,…
I saw you take Care of our house and everyone in it…
and I learned that We have to take care of what we are GIVEN.

When you thought I wasn’t looking,…
I saw how you handled your responsibilities, even when you didn’t feel good…
And I learned that I would have to BE RESPONSIBLE when I grow up.

When you thought I wasn’t looking,..
I saw your tears falling down from your eyes,..
And I learned that sometimes things HURT, but it’s all right to CRY…

When you thought I wasn’t looking,…
I saw that you Cared…
And I wanted
to BE EVERYTHING that I could be..

When you thought I wasn’t looking,…
I learned most of life’s lessons that I need to know…
TO BE GOOD and PRODUCTIVE person when I grow up…

When you thought I wasn’t looking,…
I looked at you…
and wanted to say…

“Mommy… Thank you for ALL the THINGS I saw,..

When you thought I wasn’t looking…”

[devieriana]

 

picture taken here

Continue Reading