Untukmu Mama..

stasiun

She was there at the beginning
When the world was new to you –
She was there to turn to happy times
Those when, you were hurt or blue..

She was there to listen to your thoughts
And when you asked, to give advice –
She was there to tell you, “Those don’t match!”
Or, “Hon, you sure look nice.”

She was there with you at nighttime
To help you say your prayers _
She was there to tell you, “It’s alright.”
When you had a dream that scares..

She was there at morning time
To get you up and out of bed –
She was there when you didn’t feel good (or did)
To say, “You’d best stay home, instead.”

She was there when you were hungry
And when you had those dirty clothes –
She was there when you needed her
(How she knew? Only heaven knows.)

She was there at the beginning
And she’ll be there your whole life through –
She’ll be there in your mind and heart
Just like a mother is supposed to do..

The kindest face I’ll ever see,
The kindest voice I’ll ever hear.
The one who cares the most for me
Is my own mother dear..

All through the year
I’ll try to do
The things that show
My love for you.
And not be happy just to say,
“I love you, Mother,” on Mother’s Day…


🙂


Continue Reading

Perempuan Oh Perempuan..

Makhluk bernama perempuan itu bahasanya tidak selalu memiliki arti yang sama dengan yang diucapkan. Nah, harus punya kamusnya dong? ;)). Kalau kesimpulan yang saya dapatkan dari beberapa pria sih bilangnya : Perempuan itu ribet. Menghadapinya gampang-gampang susah. kalau tanya sesuatu kadang sudah dijawab sesuai pertanyaan eh masih salah juga 😐 ~X( ;))

Ah ya, jadi ingat sama kisah saya sendiri nih. Untung ya suami saya sabar, coba kalau enggak, mungkin dia udah stress duluan kayanya ~X(

SALAHKAN CERMIN!

Saya : “Pa, badanku kayanya melebar kesamping ya? Bener nggak sih?” 😕

Hubby : “Ah, cuma perasaan kamu aja. Masih bagus kok.. “

Saya : “Ah kayanya enggak deh. Lihat lenganku, udah kaya Arnold Swasanasegar nih..” X_X

Hubby : “Halah, berlebihan kamu. Udah bagus segitulah badannya, jangan dikurusin lagi, dilihatnya kurang bagus kalau terlalu kerempeng. Kena angin nanti terbang-terbang..” —> mencoba melucu

Saya : 😐

Hubby : “Kenapa? Ya terus maunya badannya mau digimanain lagi sih?”

Saya : “Jujur deh ya, aku emang keliatan gemuk kan? Iya kan? Ngaku! ” 😐

Hubby : “Ya sudah, iya kamu gemuk. Gemuuuk banget kaya Pretty Asmara. Badan kamu udah bisa dipakai buat landing pesawat! ” —> mulai kesel :-w

Saya : “Tuh kan, aku emang gemuk kan? Gitu pakai bilang nggak gemuklah, seksilah, gini, gitu.. ” —> mulai ngomel-ngomel nggak jelas ~X(

Hubby : “Ih, gimana sih.. Tadi suruh bilang kalau kamu gemuk. Udah diturutin masih salah juga.. Jadi maunya gimanaaa…” #-o

;))

*****

MAU MAKAN APA?

Hubby : “Kamu mau makan apa dimana?”

Saya : “Terserah Bibo aja deh,a ku ngikut. Aku sih nggak pernah rewel diajak makan dimana aja, kan?” —> intinya sih males mikir ;))

Hubby : “Ya udah kita beli nasi gorengnya Bapak yang didepan gang aja ya.. “

Saya : “Ih, kok beli nasi goreng lagi sih? Kan bosen.. Yang lain aja napah..” 😐

Hubby : “Lha katamu tadi terserah. Ya udah aku ajak makan nasi goreng..”

Saya : “Iya, emang terserah.. Tapi ya jangan nasi gorenglah.. Bosen tau’..”

Hubby : “Hiih, itu sih namanya bukan terseraaah.. ” ~X(

*****

SEPATU YANG COCOK ADALAH..

Saya : “Duuh, lucu-lucu ya Pa, sepatunya.. =P~” —> mulai sedikit lapar mata

Hubby : “Ya udah pilih aja salah satu, mana yang kamu suka..”

Saya : “Boleh semua nggak?”

Hubby : “Ya kalau kamu yang mau beli sendiri sih terserah..”

Saya : 😐

Hubby : “Ya udah, buruan ah..”

Saya : “Bingung nih, bantuin milih napa..” —> sambil nyobain sepatu, satu persatu

Hubby : *ngambil 1 sepatu yang modelnya “enggak banget” * “Nih kayanya lucu nih…”

Saya : “Gak suka ah. Aku tuh sukanya yang ujung sepatunya itu lancip gitu, biar kakiku terlihat panjang”

Hubby : *meletakkan kembali sepatu ke tempat semula* “Kalau yang ini?”

Saya : “Yaelah, Bibo.. itu kan modelnya udah so last year banget. Yang update dong ah..”

Hubby : “Ya emang selama ini aku pakenya sepatu perempuan apa? 😐 . Ya udah yang di pojok situ tuh kayanya bagus, ada pitanya di depan sepatu, ujungnya lancip juga kan kaya yang kamu suka?”

Saya : “Ah, nggak mau ah, itu kaya punya temenku di kantor. Nanti kembaran dikirain satu yayasan, lagi..”

Hubby : “Ya sudah, aku nunggu di tempat duduk deket kasir ya… Kamu milih sendiri aja deh. Abisnya dari tadi salah melulu :|”

Saya : “Iih, Bibo, jangan gampang menyerah gitu dong. Kan maksud aku tadi, Bibo bantuin milih, tapi jangan yang modelnya begini, warnanya mesti yang begitu, nah nanti milih yang kalo dipake keliatan begono… gituuu….” —> dengan muka tak berdosa

Hubby : [-(

Susah ya ngomong sama perempuan? ;))

[devieriana]

gambar diambil dari dailymail

Continue Reading

Jubing Kristianto : Gundul-Gundul Pacul

Kalau bicara tentang master guitar Indonesia, pasti ingatan kita akan langsung tertuju pada pria ramah & mumpuni di bidangnya, yaitu Jubing Kristianto. Salah satu hits terbarunya yaitu lagu Gundul-Gundul Pacul .

Sudah lama sekali saya tidak bertemu lagi dengan beliau. Terakhir bertemu ketika beliau mengundang saya di acara pameran lukisannya Susilowati Natakoesoemah di Hotel Four Season tempo hari, sekalian menyaksikan beliau tampil secara bersama WS Rendra.

Kemarin waktu iseng-iseng searching di youtube, kok “ketemu” lagi sama bapak satu ini. Permainan gitarnya seperti biasa selalu berhasil mencuri hati. Cantik! Indonesian soul-nya kena banget. Apalagi ketika kita mendengarkan lagu Gundul-Gundul Pacul ini. Oh ya, permainan gendangnya juga nggak kalah keren lho.. 🙂

Keep up the good works ya, Pak.. 🙂

Continue Reading

Nostalgia SMA

Pagi ini saya menerima email dari milist SMAN 3 Malang yang isinya mengabarkan kalau ada teman kami yang sudah merilis buku pertamanya yang berjudul The Way to Happiness Menapaki Jalan Kebahagiaan yang Membebaskan – Arief Alamsyah N. Ini yang menulis kebetulan adalah mantan ketua OSIS kita lho.. Seorang mantan siswa yang dulunya juga sudah pinter banget, dan sekarang berkarir sebagai seorang dokter 🙂

Hmm, jadi ingat 15 tahun yang lalu pas jaman-jaman SMA nih.

Masih ingat dulu ketika dia menjadi ketua OSIS, sekolah kami mendatangkan DEWA 19 sebagai bintang tamu di acara PSCS di GOR Pulosari Malang.. Nah nggak tahu bagaimana cerita detailnya krn saya nggak ikut kepanitiaan, yang jelas mendekati waktu pementasan GOR sudah penuh ma fans-fans fanatiknya Dewa. Tapi entah kenapa juga yang namanya sound system belum lengkap datang semua ke GOR..

Panik dong, jelas. Yang namanya crowd sudah berisik banget nggak sabar lantara jam pertunjukan sudah melebihi jam yang dijanjikan. Nah si Arief ini , yang punya beban tugas berat sebagai ketua OSIS sekaligus Ketua panitia akhirnya maju ke panggung untuk menenangkan penonton sekaligus menenangkan kepanikan panitia di backstage.. Dengan lantang dia maju ke panggung, “tenang saudara-saudara, saya pastikan Dewa 19 akan tampil malam ini !”.. (padahal panitia di belakang panggung nangis semua). Salut deh buat ketenangannya..

Nah yang namanya panik, pasti akan bikin otak nggak jernih mencerna omongan atau apapun kan? Disaat panitia mengadu ke salah satu guru yang juga terlibat dalam kepanitiaan jadi ada percakapan lucu deh..

Siswa : “Pak, soundnya belum datang!”
Guru : “Wis, gampang, Sonya nanti tak susule” (sudah, gampang, Sonya nanti aku yang jemput)
Siswa : “Lho pak.. SOUNDnya SOUNDnya..”

Hyahahahahaha, pak, yang belum dateng itu SOUND SYSTEM-nya .. bukan temen kita yang namanya Sonya.. Ah gimana sih Bapak nih.. :D. Ternyata kalau lagi panik kita bisa lucu juga ya..

Anyway, selamat buat bukunya ya Rif. Goodluck for you 🙂

Continue Reading

Secret Admirer ..

Beberapa waktu lalu, waktu istirahat dirumah (bedrest). Saya mendadak terima sms & miscalled dari nomor yang tidak saya kenal. Sebenarnya sih sudah beberapa hari lalu nomor ini masuk ke nomor handphone saya tapi selalu saya abaikan. Ya memang apa awalnya saya angkat & sempat ngobrol, tapi berhubung dianya yang sok misterius & nggak mau bilang dia siapa, ya sudajh selanjutnya saya abaikan.

Anehnya, dia sejak awal tahu siapa saya lho. Nomornya simPATI area Jakarta 081389304xxx. Dengan sok akrab si beliau ini ngatain saya sombong kalau sms/telponnya saya cuekin. Lha saya ya males tho kalau berhubungan sama orang yang nggak jelas & belagak sok misterius gitu. ~X( .Awalnya sih saya pikir pasti nomor salah sambung. Lha tapi masa salah sambung kok terus? Malah  pas saya jutekin dia bilang “ah, Devi ternyata orangnya sombong..”. Yaelah, nih orang. Kenal aja enggak malah ngatain saya sombong pula :((. Gini lho maksud saya, iya kalo ternyata saya memang Devi yang dia maksud, lha kalo ternyata Devi yang lain, kan jadi sama-sama kecele tho?

Dia mengaku bernama Joseph. Duh, ini Joseph yang mana lagi ya? Ada sih temen yang namanya Joseph tapi dia temen di Telkomsel Surabaya & kayanya nggak mungkin banget dia ngisengin saya samapai kaya begini. Lagian juga ngga ada urusan dia sama saya, nomornya pun bukan nomor area Jakarta, melainkan nomor dinas Telkomsel. Saya juga hafal sama body suaranya, nggak medok Jakarta kaya yang sekarang ini. Nah lho, terus Joseph yang mana coba? 😕

Nah ada kejadian yang sempat bikin saya BT tapi sekaligus menggelikan buat saya ;)). Sewaktu saya habis pulang dari rumah sakit Medistra pasca sectio melahirkan almarhumah putri saya, masih kliyeng-kliyengannya kena obat, alhasil saya tidur pulas. Saya bangun gara-gara ada telpon masuk & saya nggak inget kalau itu nomor dia, tapi ya sudahlah saya angkat sambil mata kriyep-kriyep.

Saya  : halo..
Joseph  : hai.. Devi, apa kabar? *nada sok akrab*
Saya : mmh..baik
Joseph : ummh.. lagi sibuk ya? lagi di kantor?
Saya : enggak, dirumah.. lagi tidur nih, .. kenapa? *males*
Joseph : ooh.. kamu pasti lagi cuti yah… *sok tahu*
Saya  : enggak, agi bedrest aja..
Joseph : lho.. emang Devi sakit apa? kok nggak bilang-bilang sih kalau lagi sakit? ini lagi dimana? sama siapa?
Saya : bukan, aku nggak sakit. Tapi lagi istirahat aja habis operasi caesar 4 hari yang lalu..
Joseph : (diam beberapa saat) .. mmm.. mak..mak.. sud kamu gimana? *gagap*
Saya : iya, caesar.. habis melahirkan..
Joseph : HAH?? tapi.. tapi.. kkk.. kamu punya suami kan? *gagap beneran*

G U B R A A A A A A A K… !!!

Pertanyaan yang bodooooohh…

.. sabar.. sabar ..

Saya : Hya iyyyyyalaaaahhh.. Kamu pikir aku aku wanita apaan yang hamil tanpa bersuami? Maksud kamu apa? *nyolot*
Joseph : oo.. oh.. kalo gitu. maaf.. maaf.. Ya udah deh, met istirahat ya Dev.. Sori dah ganggu..
Saya : ok, ok.. makasih..

… klik…

Sejak saat itu, dia nggak pernah telpon lagi.. ;)) . Hmm, sampai sekarang saya masih heran, dia dapat nomor telfon saya dari mana? Kalau iya iseng, masa iya sampai segitunya. Bahkan dia tahu nama saya, saya kerja dimana. Kalau iseng kan nggak mungkin kaya begitu. Itu asumsi saya sih :-?. Asli deh penasaran 😀

Ya udahlah ya..buat yang mengaku bernama Joseph & nelpon saya kapan hari, sekedar saran, makanya lain kali nggak usah sok misterius gitu ya. Kalau ada kejadian kaya gini yang kaget siapa? Situ kan? ;)). Kalau niatnya mau kenalan ya ayo, saya welcome kok sama temen baru. Saya juga nggak akan menyembunyikan identitas saya kok. Ketika saya single ya saya bilang single. Kalau saya sudah punya pacar ya saya bilang punya pacar. Sekarang saya sudah berkeluarga ya pasti saya bilang I’m not available anymore, alias sold out ;;)

[devieriana]

ilustrasi saya ambil dari sini

Continue Reading