Amazing 2014

it's a wrap

Tak terasa akhirnya kita sudah berada di penghujung tahun 2014, tahun yang katanya bersimbolkan kuda; shio saya :mrgreen: . Dalam beberapa hari ke depan kita akan segera meninggalkan tahun 2014 ini dan siap menyambut pergantian tahun yang baru 2015.

Dibandingkan tahun sebelumnya, tahun 2014 ini menjadi tahun yang relatif penuh dengan cerita, dan sekaligus menjadi awal segala perubahan dalam hidup saya. Highlight-nya adalah kehadiran seorang gadis kecil yang akhirnya mengubah seluruh hidup saya.

Tahun 2014 adalah tahun di mana saya resmi menyandang status ibu. Sebuah status yang sudah begitu lama saya tunggu pasca kehamilan pertama saya tahun 2008. Akhirnya di tahun inilah Allah mengizinkan saya dan suami untuk memilikiĀ buah hati, setelah ‘kosong’ selama kurang lebih 6 tahun. Allah begitu baik, ketika Dia mengiyakan suatu kebaikan, Dia akan menyertakan kebaikan-kebaikan lainnya di belakangnya. Allah bukan hanya menganugerahi saya kehamilan yang sehat, tapi juga menghadiahi saya proses persalinan yang lancar, mudah, dan murah. Saya yang awalnya agak paranoid menggunakan BPJS ternyata ketika melahirkan secara cesar kemarin justru dibuat ternganga karena saya hanya membayar biaya naik kelas kamar saja sebesar Rp 315.000,00, selebihnya free. Bukan itu saja, ketika pasien lainnya mengalami kesulitan mencari kamar lantaran semua kamar penuh, sedangkan saya… seperti serbakebetulan, ada 1 kamar kelas 1 yang kosong, dan bisa segera saya tempati beberapa jam tepat setelah saya operasi. Alhamdulillah.

Sudah, itu sajakah? Ketika teman-teman dan tetangga saya yang kebetulan juga mengalami kelahiran cesar dan mereka masih susah payah mengembalikan staminanya pascaoperasi, alhamdulillah dalam 2 hari pascaoperasi saya sudah bisa menggendong Alea dan berjalan ke sana-ke mari (walaupun awalnya ya mewek juga karena namanya perut habis disayat tapi harus ‘dipaksa’ untuk bergerak supaya otot-otot di sekitar perut agar tidak kaku) sehingga pemulihannya jauh lebih cepat. Makanya saya sudah diperbolehkan pulang setelah 3 hari saya berada di RSUD Pasar Rebo, padahal dulu saya sempat seminggu di RS Medistra karena pemulihan saya berjalan lebih lama (mungkin juga karena secara fisik dan mental saya tidak sesiap sekarang). Dan seminggu setelah operasi saya malah sudah bisa belanja di rest area dekat rumah šŸ˜† Allah memang sangat sayang sama saya. Dia bekerja dalam cara yang luar biasa dan tak tanggung-tanggung ketika memberi kebaikan kepada umatnya.

Ketika saya membuat postingan ini, gadis kecil saya sudah berusia 5 bulan 6 hari. Tak terasa sudah hampir setengah tahun dia bersama kami. Alhamdulillah, dia sehat dan dikaruniai tumbuh kembang yang sempurna. Hari ini terakhir saya mengantor sebelum cuti panjang sampai dengan awal tahun 2015. Besok, 24 Desember 2014 kami sekeluarga akan terbang ke Surabaya untuk berlibur di sana sampai dengan tanggal 3 Januari 2015, so ini akan menjadi penerbangan pertama Alea. Yaay! Akhirnya dia akan bertemu dengan keluarga besar Mamanya di sana :mrgreen:

Apakah lalu semua kejadian di tahun 2014 berjalan manis dan sempurna? Tentu saja tidak. AdaĀ  beberapa kejadian yang kurang mengenakkan, yang awalnya terasa sulit saya lalui. Tapi lagi-lagi, kok ndilalah semuanya seperti sudah diatur oleh Allah, semua hal yang saya anggap sulit dan tidak mungkin itu semuanya dimungkinkan. Ah, Allah memang baik banget!

Kalau dari segi pekerjaan alhamdulillah semuanya lancar. Di tahun inilah untuk pertama kalinya saya merasakan bagaimana hiruk-pikuknya kantor saya ketika pergantian pemimpin negara terjadi. Eh, tidak secara langsung juga sih, karena di hari yang sama ketika pergantian Presiden saya sedang tidak berada di kantor. Tapi ikut merasakan kesibukan, keribetan, dan keharuan yang sama walaupun hanya memantau di social media :mrgreen:

Intinya, tahun 2014 ini adalah tahun yang ‘nano-nano’ buat saya. Semua peristiwa asam, manis, pahit, campur jadi satu. Tahun pembelajaran yang disertai dengan ‘kurikulum’ baru yang mengajarkan saya tentang bagaimana menjadi orangtua dan menjadi pribadi yang kuat.

Lalu, bagaimana dengan tahun 2015? Adakah resolusi seperti tahun-tahun sebelumnya? Ah, saya sebenarnya tidak pernah serius beresolusi kok, karena sering kali yang awalnya saya jadikan resolusi hasilnya malah bablas; tapi yang bukan jadi resolusi malah jadi šŸ˜† . So, mendingan saya jalani saja tanpa ada resolusi-resolusian. Atau biar nggak berat, sebut saja rencana tahun 2015 :mrgreen:

Dear Allah, I thank you for this amazing 2014. Thank you for such a memorable journey, where the ups and downs are there. People jugde and learn from the past, they evaluate the things that they did, and project it to the future. They predict what tommorrow will be, but the future still remains Your mystery.

For everything that occured —the good and the bad thing— I feel so grateful and delighted because I have seen Your love and your kindness through this wonderful year. Your hands never let me go, Your protection is gentle and strong.

Dear Allah,Ā I am pretty excited to welcome 2015 with a bunch of love, and faith again an again. Because I want to walk with You, want to feel and embrace the love You have.

Therefore, since all my plans are meaningless without Your blessings, I ask for Yours so then, let Your will be done in my life.

Semoga apa yang kita kerjakan dan cita-citakan di tahun 2015 berhasil dan menjadi berkah untuk kita semua. Semoga kita diberikan usia yang penuh manfaat, dan kesehatan yang sempurna. Kiranya Allah memperkenankan segala doa kita. Aamiin ya rabbal alamiin…

Jadi, sebelum saya berlibur sampai dengan awal tahun depan, saya ingin mengucapkan Selamat Natal bagi teman-teman yang merayakannya; dan Selamat Tahun Baru 2015 bagi semuanya.

Sampai bertemu (di postingan) tahun depan ya… šŸ˜€
Daaagh!

 

 

 

sumber ilustrasi dari bedbathandbeyond

Continue Reading

Auld Lang Syne

Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang akhir tahun biasanya saya bikin semacam rangkuman perjalanan selama satu tahun ke belakang.

Kalau dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya, perjalanan di tahun ini relatif lebih anteng, mengalir, tidak ‘seheboh’ perjalanan di tahun-tahun sebelumnya. Tapi secara keseluruhan semua berjalan baik dan lancar.

Diawali di bulan Januari lalu, untuk pertama kalinya saya pergi agak jauh dari Jakarta, ke pulau paling luar Indonesia, Papua, untuk bertugas petugas protokol di acara pelantikan pejabat Unit Percepatan Pembangunan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.Ā  Ada pengalaman unik selama kami di sana, yang berlaku di Jakarta, kalau pelantikan diagendakan berlangsung mulai pukul 09.00 wib, biasanya tim protokol akan sudah stand by minimal satu jam sebelumnya untuk mempersiapkan segala sesuatunya termasuk gladi bersih. Pengalaman kami yang kemarin di Papua justru sebaliknya, ketika kami sampai di Kantor Gubernur Papua ternyata pintu aulanya masih tertutup rapat, bahan ketika sudah dibuka pun kami dibuat terbengong-bengong karena sound system sama sekali belum siap, bahkan pejabat yang akan dilantik pun belum ada ;)). Ketika kami berlima ribet sendiri mengatur segala sesuatunya kami malah ditonton oleh para pegawai di lingkungan kantor gubernuran dari lantai 2. Intinya pelantikan di luar Jakarta ini menjadi pengalaman baru yang mengesankan untuk kami berlima. Bersyukur kami diberi kesempatan untuk bertugas di sana, dan berkesempatan menikmati keindahan alam Papua dari dekat walaupun kami di sana cuma 2-3 hari saja.

Bulan Februari menjadi bulan tersibuk bagi saya dan tim protokol pelantikan. Pernah dalam satu minggu penuh kami harus bertugas mulai Senin hingga Jumat dimulai dari Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKPPPP) di hari Senin, keesokan harinya di Sekretariat Militer Presiden, hari Rabunya lanjut di Sekretariat Wakil Presiden, hari Kamis di Sekretariat Kementerian Sekretariat Negara, dan ditutup dengan hari Jumat di Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden (pukul 09.00), dan Sekretariat Presiden (pukul 15.30).Berasa pelantikan dengan sistem stripping ;))

Di bulan Maret ada pengalaman unik lainnya yang saya jalani. Unik karena baru pertama kalinya saya jalani. Keunikan lainnya lagi karena lokasi kegiatan berada jauh di belakang sebuah gedung tua yang lusuh dengan banyakĀ  pohon besar yang berdiri tegak mengayomi lokasi itu. Ya, saya bersama Kak Starlian dan Kak Fiki diundang untuk berbincang seputar Indonesia Bercerita selama satu jam di RPK FM.

Bulan April tidak terlalu banyak kejadian istimewa, tapi ada satu kejadian yang mengesankan dan akhirnya membuat saya dengan para bapak Unit Keamanan Dalam itu lebih akrab. Sore yang macet dan ketika semua angkutan dialihkan demi menghindari kemacetan dan pemblokiran jalan di seputar Istana Merdeka dan Monas. Selama menunggu angkutan itu ternyata saya ditawari untuk pulang bersama salah satu bapak UKD. Tidak cuma itu, saya diantar sampai depan gang rumah dan sepanjang jalan itu saya tanpa helm, dong ;)). Kalau cuma jarak dekat sih mungkin masih nggak masalahlah ya…Ā  *sungkem sama Pak Polisi*Ā  Tapi ini mulai Jalan Veteran sampai Mampang Prapatan tanpa helm, bisa dibayangkan kan rambut saya sudah seperti apa? Yak betul, seperti Merlion kena badai tsunami! šŸ˜

Mei 2012 tdak terlalu banyak kejadian yang unik, kecuali bertepatan dengan ulang tahun pernikahan orangtua saya yang ke-38. Happy anniversary, Pa, Ma! :-* >:D<

Bulan Juni adalah bulan spesial, apa lagi kalau bukan karena bulan Juni bertepatan dengan bulan kelahiran saya \:D/. Bukan perayaan yang heboh gimana, seperti biasa cuma makan bersama teman kantor dan keluarga, karena lebih dari itu doa dari semuanyalah yang jadi kado paling juara. Oh ya, terima kasih buat kado-kadonya, ya :-* >:D<

Di bulan ketujuh 2012 aktivitas relatif mengalir begitu saja, tidak ada kejadian superistimewa šŸ˜€

Seperti di tahun-tahun sebelumnya, bulan Agustus menjadi bulan istimewa untuk Indonesia, pun selalu menjadi moment istimewa untuk saya selama kurang lebih 3 tahun ini karena menjadi tugas tahunan menjadi petugas upacara 17 Agustus. Sebenarnya bukan moment jadi petugas upacaranya, tapi lebih ke moment ribet persiapan segala sesuatunya.

Apalagi biro saya merupakan pusat kegiatan tahunan ini, semua pegawai wajib ikut konsinyer menginap di kantor supaya tidak kesiangan sampai kantorĀ  dan bisa stand by lebih pagi, mengingat hampir setiap tahun jalanan pasti ada pengalihan arus lalu lintas untuk persiapan upacara di Istana Merdeka. Beruntungnya tahun ini peringatan upacara 17 Agustus berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri, jadi jalanan sangat lengang karena sudah banyak yang mudik lebaran.

September 2012 menjadi bulan tersibuk bagi biro saya karena adanya ‘hajatan’ perekrutan pegawai negeri sipil. Memang tahun ini sebenarnya masih terhitung dalam masa moratorium, tapi karena banyaknya permintaan perekrutan CPNS di hampir semua kementerian di Indonesia maka jadilah tahun ini sebagai tahun perekrutan PNS nasional, walaupun jumlahnya masih dibatasi dengan kuota tertentu. Soal lobby-melobby jangan ditanya ada atau tidak. Banyak! :|. Tapi untungnya semua proses berlangsung dengan lancar, jujur, dan murni karena yang melakukan semua proses rekrutmen adalah pihak konsorsium 10 PTN seluruh Indonesia, sedangkan kementerian hanya sebagai pihak penyelenggara saja.
Kalau di kementerian kami dari sekitar 3000 sekian peserta yang ikut seleksi CPNS, setelah disaring dalam beberapa sesi tes, menghasilkan 11 orang yang akan dilantik sebagai CPNS Kementerian Sekretariat Negara tanggal 3 Januari 2013 nanti.

Selanjutnya, bulan Oktober, November, Desember juga relatif mengalir begitu saja, paling-paling bertambah parahnya kemacetan di Jakarta akibat hujan dan banjir, kecuali ketika bulan November lalu saya diikutkan lomba karaoke dan juara 3 :)) . Saya yakin dibalik kemenangan saya cuma ada 2 kemungkinan; kalau nggak jurinya pas khilaf, ya kasian ;))

Secara keseluruhan tahun ini saya lewatkan dengan baik, lancar, dan relatif tidak ada kendala apapun. Di penghujung tahun ini pun saya bisa melewatkan tahun baru bersama keluarga di rumah Surabaya. Sebuah moment berharga yang jarang saya lalui selama kurun waktu 5 tahun terakhir ini. Bersyukur untuk segala pencapaian dan kesempatan baik yang sudah saya lalui tahun ini. Untuk semua pengalaman kurang baik di tahun ini semoga menjadi pembelajaran berharga bagi saya di tahun-tahun yang akan datang.

Semoga tahun 2012a… eh… 2013 nanti akan menjadi tahun keberuntungan bagi kita semua [-o<

May your world be filled with warmth, joy, sweet surprises, and good cheer. To you and all your dear ones, Happy New Year! <:-P

 

ilustrasi dipinjam dari sini

Continue Reading

It’s A Wrap!

Dalam hitungan jam kita akan segera meninggalkan tahun 2011 dan memasuki tahun 2012. Tentu sepanjang tahun 2011 ini sudah banyak catatan langkah yang sudah kita torehkan, ya. Nggak semuanya bagus sih, tapi nggak semuanya buruk, dong šŸ˜‰

Seperti tahun sebelumnya di setiap akhir tahun selalu ada rangkuman kisah perjalanan selama satu tahun, tapi kali ini saya ingin bikin sedikit berbeda. Saya akan memilih postingan mana saja yang berkesan bagi saya selama 2011 ini. Here we go!

1. Dari hati
Ada 3 postingan yang benar-benar saya tulis dengan sepenuh hati. Tulisan yang menurut saya cukup emosional, ditulis dengan mengerahkan segenap rasa yang saya punya, sedikit menyentuh, saya nulisnya sambil berurai airmata, dan ternyata yang membaca pun ikut terbawa dalam level keharuan yang nyaris sama dengan saya.
1. TulisanĀ  untuk Papa saya http://www.devieriana.com/2011/12/unconditional-love/
2. Tulisan untuk Mama sayahttp://www.devieriana.com/2011/07/unspoken-love/
3. Kisah saya bersama anak-anak kurang mampu yang masih punya semangat belajar dan sekolah http://www.devieriana.com/2011/07/pencari-amal/

2. Current issue
Tulisan yang berhubungan dengan isu yang sedang hangat di timeline atau sedang hangat dibahas.
1. Kisah insiden dibalik syuting Kick Andy http://www.devieriana.com/2011/01/tulisanku-pikiranku-emosiku/
2. Ketika gelang yang berkhasiat itu ternyata tidak ada khasiatnya sama sekali šŸ˜€ http://www.devieriana.com/2011/01/power-balance-the-placebo-effect/
3. Ketika nilai-nilai kejujuran pelan-pelan menjadi artefak http://www.devieriana.com/2011/06/indonesiajujur-tip-of-an-iceberg/

3. Top post
Tulisan dengan hits paling banyak sepanjang tahun 2011, apalagi bertepatan dengan insiden becandaannya Olga dan ketika saya republish ternyata disebarluaskan oleh teman-teman di berbagai jejaring sosial.
http://www.devieriana.com/2011/05/rape-is-not-a-joke/

4. Favorit saya
Salah satu tulisan favorit saya tentang “mantan”, tentang masa lalu, tentang mengapa kita harus “move on” :p http://www.devieriana.com/2011/01/a-reason-a-season-or-a-lifetime/

5. Lomba:
Artikel tentang lomba yang saya ikuti di tahun 2011 dan hasilnya… Alhamdulillah… šŸ™‚
1. Lomba mendongeng yang baru pertama kali saya ikuti itu http://www.devieriana.com/2011/05/kontes-podcast-itu/
2. Serangkaian kegiatan Lomba Desain Seragam Pramugari Citilink yang ditulis secara berseri mulai awal pembuatan desain, pengiriman desain, babak penyisihan, semi final, hingga grand final tanggal 7 November 2011 kemarin. Oh ya, sampai sekarang tiketnya belum saya pakai nih… ;))
http://www.devieriana.com/2011/09/kisah-dibalik-keisengan-itu/
http://www.devieriana.com/2011/11/one-step-closer/
http://www.devieriana.com/2011/11/the-final-result/

6. Lucu
Postingan-postingan yang bikin saya ketawa sendiri waktu nulis dan menjadi postingan terlucu sepanjang tahun 2011 (menurut saya).
1. Kisah ujian akhir semester anak kelas 1 SD http://www.devieriana.com/2011/12/ujian-akhir-semester/
2. Sebagian kecil cerita-cerita lucu di callcentre http://www.devieriana.com/2011/02/balada-callcentre-officer/

Nah, kayanya itu sih postingan-postingan yang berkesan sepanjang 2011. Semoga akan ada lebih banyak cerita berkesan yang bisa saya tuliskan di sepanjang tahun 2012 nanti.

Selamat tahun baru 2012! <:-P

 

 

gambar pinjam dari festivalsadvices.com

Continue Reading

Jejak langkah itu..

“Kali, kali apa yang paling panjang? Kalidoskop!” ;))

Ya, kalau sudah di penghujung tahun seperti ini rasanya kurang afdol kalau saya juga tidak membuat postingan edisi akhir tahun. Sekedar melakukan kilas balik tentang ada yang sudah saya lakukan dan apa saja yang sudah terjadi dalam 365 hari perjalanan hidup saya di tahun 2010 ini.

Perjalanan hidup saya tahun ini memang tidak sedramatis tahun 2009 yang penuh dengan kejadian-kejadian mengejutkan yang terlihat mata dan alhamdulillah membahagiakan. Tahun ini berjalan lebih smooth dan tetap alhamdulillah berkah, feel so blessed in so many ways.. [-o<

1. Pegawai Negeri Sipil
Tahun ini adalah tahun kehidupan baru dalam perjalanan karir saya. Setelah hampir sepuluh tahun lamanya saya berkarir di jalur swasta, tahun ini adalah awal karir saya menjadi seorang PNS. Sebuah karir yang sama sekali tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Dulu, jangankan tertarik dan berani untuk ikut test CPNS, membayangkannya saja nggak pernah. Bukan apa-apa, belum-belum saya sudah minder duluan :-s. Tapi tahun lalu justru dari hasil iseng dan coba-coba itu alhamdulillah Tuhan memberi saya kesempatan dan jalan yang begitu mudah untuk menjalani semuanya. Hingga akhirnya, disinilah saya bergabung dalamĀ instansi yang dulu gedungnya hanya bisa saya pandangi dari luar saja [-o< .

2. Protokol
Dulu, jaman saya masih sekolah/kuliah mungkin saya masih bisa sering tampil di depan layar (woogh, jadi berasa nonton misbar). Tapi sejak bekerja sudah sama sekali tidak pernah, cenderung lebih sering bekerja dari balik layar dan memberi dukungan buat yang lain untuk tampil. Nah sekarang justru kebalikannya. Jiwa banci tampil saya seolah dibangkitkan kembali! Berasa kaya film horor pake nggak sih pakai acara dibangkitkan? :-s X_X. Saya yang setelah sekian tahun lamanya merasa, “ya sudahlah” itu jadi sering dilibatkan dalam acara keprotokolan dinas. Disini, pengalaman di dunia call centre (alhamdulillah) berguna untuk hal-hal yang membutuhkan suara. Walaupun masih harus banyak belajar membedakan tone suara di berbagai kesempatan acara. Diujicobakan pertama kali ketika membacakan SK untuk pelantikan CPNS tahun 2009 dengan jaminan nama mbak MC senior ;)). Sejak saat itulah saya officially bergabung dengan tim keprotokolan di kantor.

Pengalaman mengesankan adalah ketika dipercaya untuk membacakan SK Presiden pada pelantikan Sekretaris Menteri Sekretaris Negara di Gedung Utama Sekretariat Negara dan SK pelantikan Ibu Prof. DR. Dewi Fortuna Anwar sebagai Deputi Seswapres Bidang Politik; Bapak Djadja Sukirman, Ak., M.B.A. sebagai Deputi Seswapres Bidang Administrasi; dan Drs. Eddy Purwanto, M.P.A. sebagai Deputi Seswapres Bidang Tata Kelola Pemerintahan. Mungkin buat yang sudah biasa sih biasa aja ya, tapi untuk pertama kalinya “tampil” di depan pejabat eselon I dan Menteri Sekretaris Negara itu merupakan sebuah kehormatan buat saya yang baru saja bergabung di instansi tempat saya bernaung sekarang ini dan terbilang masih sangat hijau di dunia keprotokolan.

3. Ulang Tahun & Prajabatan
Berulang tahun di saat prajabatan menjadi moment yang sangat bersejarah dan mengharukan dalam hidup saya. Hal paling berkesan adalah ketika seluruh teman-teman dan pengajar di kelas menyanyikan lagu Happy Birthday buat saya, mendadak langsung meleleh deh airmata saya. Moment langka yang hanya terjadi sekali dalam hidup saya, bisa menjalani dua hal penting dalam satu waktu. Untuk pertama kalinya pula saya mendapatkan ucapan selamat ulang tahun dari Bapak & Ibu Menteri. Hihi, kok jadi pengen memigurakan kartu ucapan selamatnya ya ;)) \:D/*norak*

4. Narasumber di Pesta Blogger
Dulu sahabat saya pernah bilang, “sebenernya jiwa kamu itu jadi pengajar, bisa terlihat dari cara kamu bicara dan tulisan-tulisanmu..”. Jujur saya dulu sempat mengabaikan pendapat ini. Sampai akhirnya saya benar-benar merasakan kangen jadi seorang trainer. Iya, dulu saya sempat menjadi seorang trainer diĀ tempat berkarir sebelumnya. Seperti sebuah keasyikan tersendiri memberikan pencerahan ke orang-orang baru, bertemu dengan teman-teman baru, berbagi dan saling berdiskusi, dan sebuah tantangan bagi saya menjadikan seseorang yang awalnya tidak mengerti menjadi mengerti. Suatu hal yang tidak mudah bagi saya :D. Ternyata, bak gayung bersambut, rasa kangen saya sedikit terobati ketikaĀ moderator Ngerumpi menawarkan saya berdua dengan teman ngeludruk saya di twitter, Astri Kunto , untuk menjadi narasumber diĀ Pesta Blogger 2010 yang diadakan di Epicentrum Walk- Kuningan. Walaupun waktunya terbilang singkat (hanya 30 menit karena harus berbagi slot dengan teman-teman dari gantibaju[dot]com) tapi alhamdulillah hasilnya memuaskan. Apalagi melihat peserta yang memadati kelas kami jumlahnya diluar apa yang kami perkirakan >:D<

5. Pendongeng
Ketika permainan dan aktivitas dunia cyber merajalela, dongeng menjadi suatu hal yang langka. Mengingat tak banyak orangtua yang masih membiasakan diri untuk membacakan dongeng bagi putra-putrinya. Dongeng akhirnya menjadi hal mewah yang tak bisa dirasakan oleh semua anak. Beruntung dulu saya masih sempat merasakan dongengan-dongengan orangtua, buku-buku cerita dan kaset Sanggar Cerita yang secara berkala dibelikan oleh orangtua saya. Alhamdulillah [-o<

Tapi kalau menjadi seorang pendongeng itu sama sekali diluar bayangan saya. Membayangkan bercerita didepan anak-anak pun sama sekali belum pernah. Semua berawal dari keisengan saya merekam suara dalam bentuk podcast (rekaman suara) dan saya beranikan untuk mempublikasikannya di situs Kisah Anak yang dikelola oleh MbahĀ Wong Iseng . Dari keisengan itulah sekarang akhirnya saya “diperkenalkan” oleh teman-teman dariĀ Indonesia Bercerita sebagai pendongeng. Sempat kurang pede, karena jenis pita suara saya itu cempreng, tipis, dan gaya bicara saya kalau cenderung cepat. Singkat kata akhirnya tahun ini saya adalah seorang pendongeng abal-abal. Ya, kalau sudah begini pengennya suatu saat nanti bisa serius menjadi seorang pendongeng dan bisa menyampaikan misi pendidikan melalui media dongeng. Amien. Oh ya saat ini saya juga sedang bergabung dalam project #22hari220cerita , mendongeng via podcast (rekaman). Semoga bisa ikut membantu teman-teman di Indonesia Bercerita untuk mendidik anak melalui dongeng ya šŸ˜€

7.Ā  Penulis dan Buku
Menjadi seorang penulis dan punya buku sendiri masih menjadi salah satu mimpi terbesar saya. Tahun lalu tanpa sengaja terbitlah buku kompilasi hasil tulisan saya dan beberapa blogger Ngerumpi di bukuĀ Berbagi Cerita Berbagi Cinta. Setelah itu, saya belum berani berharap saya akan kembali menghasilkan buku lagi, mengingat materi untuk menulis buku saja saya nggak punya :(. Namun siapa sangka tahun ini saya alhamdulillah bisa kembali membuat buku kompilasi kedua yang berjudulĀ Be Strong Indonesia #1 hasil tulisan bersama para penulis lainnya melalui project #writers4indonesia. Project sosial ini berlatar belakang keprihatinan dan kepedulian kami terhadap para korban bencana alam yang beberapa waktu yang lalu sempat bertubi-tubi dirasakan oleh sebagian rakyat Indonesia di Mentawai, Yogyakarta, dan Wasior. Dari sanalah ide ini muncul. Seluruh royalti dan hasil penjualan buku ini akan disumbangkan kepada para korban bencana alam. Semoga apa yang kami lakukan ini dapat berguna bagi yang membutuhkan ya. Amien3x..

Pelajaran yang saya ambil setelah mengalami beberapa kejadian di 2 tahun terakhir ini, jalani semuanya dengan tanpa beban dan ekspektasi yang berlebihan. Karena terkadang hal-hal yang tak terduga bisa terjadi diluar apa yang kita harapkan. Jalani segala sesuatunya secara mengalir dan tetap fokus dengan apa yang ingin kita raih.

Soal apa harapan saya di tahun 2011, sederhana saja, semoga tetap ada keberkahan dan hal-hal baik yang menyertai perjalanan saya di sepanjang 365 hari ke depan. Semoga apa yang belum sempat saya raih tahun ini bisa saya raih di tahun depan. Amien..

Last but not least, wishing you the most shiny, prosperous, healthy, and a Happy New Year !! Let’s hope that 2011 has at least a little bit of heaven.. Amien… [-o<

<:-P

gambar minjem dari sini

Continue Reading

All Good Things in 2009

Pergantian tahun kali ini buat saya berasa cepat sekali. Betapa tidak, sepertinya baru kemarin saya berhiruk-pikukĀ  dengan hal-hal yang serba baru dalam kehidupan saya, menjalani pekerjaan & rutinitas yang serba terjadwal membuat saya begitu merasakan cepatnya pergantian hari demi hari, bulan demi bulan, dan tak terasa akan segera menjadi pergantian tahun yang sekarang tinggal dalam hitungan jam ini.

Seperti biasa, saya tidak terlalu mengistimewakan pergantian tahun dengan acara yang gimana-gimana. Masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya selalu saja dirumah & pastinya.. selalu ketiduran tepat saat pergantian tahun
:mrgreen: (nggak berbakat jadi hansip sayanya). Lha wong pas saya tanya sama suami, jawabannya juga begini kokĀ Ā  :

SayaĀ  : ” kemana kita tahun baru ntar? ”
SuamiĀ  : ” emang penting harus kemana & dimana? ”
SayaĀ  : ” kagak, kali aja mau ngajak plesir kemana gitu.. :-” ” *ngarep*
SuamiĀ  : ” halah, pake nanya mau plesir dimana.. Wong kamu seringnya tiap tahun baru pasti ketiduran. Jangankan melek tengah malam, wong jam 9 aja matamu udah tinggal segaris. Udah, dirumah aja..”

Memang moment pergantian tahun buat sebagian orang dianggap penting & patut untuk dirayakan, tapi buat saya kok (selalu) biasa-biasa aja ya? Apa gara-gara nggak ada yang ngajak saya begadang atau hangout buat tahun baruan ya? Ciih, kasian banget deh, kesannya kagak ada yang ngajakĀ Ā šŸ˜€ . Buat saya yang penting bukan acara hura-hura atau perayaannya, tapi lebih ke esensi, berkontemplasi (tsaaah..), mengadakan perenungan tentang apa saja yang sudah saya raih, kegagalan apa yang sudah terjadi sepanjang tahun ini, apa saja yang sudah saya lakukan buat keluarga, teman, karir saya. Itu yang menurut saya jauh lebih penting, supaya kita bisa menentukan ke arah mana & apa tujuan kita di tahun depannya.

Intinya sampai dengan saat ini sih belum ada rencana kemana-mana , akan ada dirumah aja sepanjang malam, besok paginya juga bakal jadi ibu rumah tangga, nyuci & beberes rumah. Kalau tahun lalu adalah tahun yang super berat buat saya karena ada banyaknya masalah yang menimpa saya. Termasuk salah satunya ketika Tuhan mengambil (calon) buah hati saya. Namun tak lama sesudahnya di tahun ini alhamdulillah ada banyak berkah yang saya terima. Bahkan jika saya catat di bulan November 2009 kemarin Allah memberikan saya rezeki yang nggak tanggung-tanggung & beruntun. Sampai saya takut menerimanya. Bukan apa-apa, takut saya jadi terlalu euphoria & jadi lupa diri. Tapi syukurlah ada banyak teman & keluarga yang selalu mengingatkan saya untuk tetap “menjejak kaki di tanah” (eh, saya bukan kuntilanak lho yang nggak menjejak tanah), artinya tetap down to earth dengan segenap berkah yang Tuhan sudah kasih sama saya.

Tahun ini ada banyak berkah yang saya terima. Diantaranya, suami yang jauh lebih sabar, mengerti & mendukung saya 100% (yang sering baca disini pasti tahu gimana kesabaran suami saya kan? šŸ˜€ ). Karir yang alhamdulillah ada peningkatan di awal tahun & pertengahan tahun ini. Saya juga diberikan kesempatan untuk bertemu dengan teman-teman baru lewat banyak jejaring sosial & blog. Itu belum termasuk betapa groginya saya ketika diinterview &Ā masuk majalah TEMPO bersama teman-teman dari ngerumpi :)) *nyisir*.Ā  Di bulan Oktober waktu iseng saya ikutĀ seleksi CPNS Setneg dan alhamdulillah diterima. Kenapa saya bilang iseng? Karena memang nggak pernah ada rencana saya mau ikut-ikutan cpns. Tapi pas nyoba sekali,Ā  alhamdulillah masuk. Di bulan November saya juga iseng ikutĀ lomba menulis artikel tentang perempuan alhamdulillah dapat juara 3 :D.Ā  Terpilih untuk meliputĀ pagelaran akbar Jakarta Fashion Week yang beberapa postingannya bisa dijumpaiĀ disini . Sekarang dapat kabar kalauĀ buku kompilasi : Berbagi Cerita Berbagi Cinta bersamaĀ  teman-teman blogger juga sudah mau di-publish. Saya bersyukur untuk setiap berkah yang saya terima sepanjang tahun ini.

Buat sebagian orang mungkin cerita ini akan dianggap belum seberapa & biasa saja ya, tapi buat saya, teman dekat & keluarga saya yang tahu benar betapa tahun 2008 adalah tahun penyesuaian yang benar-benar berat buat saya, di tahun ini saya bersyukur bisa melalui itu dengan baik & Tuhan memberikan pengganti atas semua yang dicobakan pada saya tahun lalu.

Jika ditanya resolusi, saya bukannya nggak punya resolusi. Resolusi, rencana, keinginan, cita-cita yang ingin dicapai pasti ada. Yang jelas pasti harus ada pencapaian yang jauh lebih baik lagi di tahun depan. Poin-poin rencana juga pasti ada, tapi harus selalu diukur dengan kemampuan &Ā  menyesuaikan dengan situasi & kondisi nantinya seperti apa, lebih ke mencoba menjalani segala sesuatunya secara mengalir dan realistis. Yang lebih penting lagi adalah konsistensi, positif thinking, optimis & usaha yang maksimal, insyallah nanti hasilnya juga akan maksimal. Amiieeen..

Jadi, apapun resolusi kita, semoga semuanya tahun depan bisa tercapai ya.. Semoga ada hal-hal baik yang senantiasa menyertai kita di tahun depan.. Amien..

Happy New Year 2010 everyone šŸ™‚


gambar dipinjam dari sini

Continue Reading