Siapa suruh datang Jakarta?

Semalam adalah malam yang sangat spektakuler buat hampir semua penduduk Jakarta yang hingga tengah malam masih terkatung-katung di tengah jalan lantaran banjir dan macet yang sangat parah. Berbagai live tweet tentang banjir beserta foto yang di-upload seolah menceritakan betapa lumpuhnya arus lalu lintas di Jakarta tadi malam. Ya, saya adalah salah satu manusia yang terjebak dalam kemacetan yang parah itu pemirsa..

Niat awalnya adalah mengantarkan adik saya ke Bandara Soekarno Hatta. Janjian maksimal jam 17.00 wib sudah di Gambir terpaksa dibatalkan karena hujan dan prediksi macet yang akan terjadi sehingga tidak mungkin kalau dia harus menunggu saya sementara dia harus sudah check in di bandara. Akhirnya tinggallah saya di dalam taksi dengan mencoba tenang “menikmati” macet, banjir, dan komplain-komplain via berbagai social media. Sempat stress juga ketika taksi yang saya naiki tidak bisa bergerak samasekali. Miris, ketika saya memutuskan untuk berjalan kaki tapi ketika melongok keluar jendela taksi, wow.. SUNGAI!! :((

Kemacetan dan banjir rupanya merata hampir di seluruh Jakarta. Suami saya yang naik motor terpaksa

Read More

Share
e-mail

Selamat Ulang Tahun, Jakarta!

Dulu saya nggak pernah bermimpi akan hidup di kota sebesar Jakarta. Jangankan Jakarta, lha wong di Surabaya, yang kotanya nggak seluas Jakarta aja saya keder walaupun saya lahir di sana ;)).  Tapi rupanya Tuhan punya rencana lain dalam hidup saya. Saya justru terdampar bahkan domisili plus jadi penduduk Jakarta sekarang.

Ya, dalam bayangan masa kecil/remaja saya dulu, Jakarta itu kota yang terlalu metropolis (lha ya jelas, wong namanya juga ibukota). Kota yang menjadi magnet bagi mayoritas penduduk daerah untuk mengadu nasib. Kota yang sama sekali bukan menjadi pilihan bagi saya untuk hidup di dalamnya. Belum lagi orangtua yang awalnya keberatan kalau sampai saya hidup sendiri di Jakarta, maklum. Belum apa-apa saya juga sudah BT lihat macetnya, sumpeknya, polusinya, kerasnya hidup disana. Pokoknya paranoid

Read More

Share
report
international

Bomb Blast (again) Here ..

jw marrot bombingKemarin, Jumat tanggal 17 Juli 2009 Jakarta kembali diguncang bom di Ritz Carlton & (again) JW Marriot. Kebetulan saya waktu itu sudah di kantor siap dengan aktivitas kerja saya. Jelas kagetlah. SMS dari rumah langsung sampai, menanyakan kabar & kondisi saya, apakah baik-baik saja. Tak heran karena lokasi kantor saya hampir berdekatan dengan 2 lokasi itu (terutama JW marriot). Kantor saya di Rasuna Said – Kuningan, sementara JW Marriot ada di lingkar Mega Kuningan , lumayan dekatlah. Kalau beberapa tahun lalu saya belum menjadi warga Jakarta & hanya tahu lokasinya lewat gambar di televisi & internet/surat kabar. Tapi sekarang, saya hampir  tiap hari melewati depan JW Marriot kalau pulang kantor (via belakang Ambassador Mall) & beberapa kali lewat depan Ritz Carlton kalau menghindari rute banjir di belakang kedubes daerah Jl. Denpasar.

Read More

Share
profile