The Magical of Wedding Ring

Nice ilustration. Boleh percaya boleh nggak lho 🙂

Mengapa Cincin Pernikahan Harus Ditaruh di jari manis?? Coba ikuti langkah berikut ini, Tuhan benar2 membuat keajaiban (ini berasal dari kutipan Cina)   :

1. Pertama, tunjukkan telapak tangan anda, jari tengah ditekuk ke dalam (lihat gambar)

2. Kemudian, 4 jari yang lain pertemukan ujungnya.

3. Permainan dimulai, 5 pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak terpisahkan…

4. Cobalah membuka ibu jari Anda, ibu jari menwakili orang tua, ibu jari bisa dibuka karena semua manusia mengalami sakit dan mati.  Dengan demikian orang tua kita akan meninggalkan kita suatu hari nanti.

5. Tutup kembali ibu jari anda, kemudian buka jari telunjuk Anda, jari telunjuk mewakili kakak dan adik Anda, mereka memiliki keluarga sendiri, sehingga mereka juga akan meninggalkan kita.

6. Sekarang tutup kembali jari telunjuk anda, buka jari kelingking, yang mewakili anak2.  cepat atau lambat anak-anak juga akan meninggalkan kita.

7. Selanjutnya, tutup jari kelingking Anda, bukalah jari manis Anda tempat dimana kita menaruh cincin perkawinan Anda, Anda akan heran karena jari tersebut tidak akan bisa dibuka. Karena jari manis mewakili suami dan istri, selama hidup Anda dan pasangan akan terus melekat satu sama lain.

Real love will stick together ever and forever..


Thumb represent parents
Second finger represent brothers & sisters
Centre finger represent own self
Fourth finger represent your partner
Last finger represent your children

notes : pasti baca postingan ini sambil mainin jari deh ;))

Continue Reading

You & I Both

Was it you who spoke the words that things would happen but not to me?
while things are gonna happen naturally
Oh, taking your advice I’m looking on the bright side
And balancing the whole thing.

Oh, but at often times those words get tangled up in lines
And the bright light turns to night
Oh, until the dawn it brings
Another day to sing about the magic that was you and me

Cause you and I both loved
What you and I spoke of
And others only read of
Others only dream of, of the love
Of the love that I loved

See I’m all about them words
Over numbers, unencumbered numbered words;
Hundreds of pages, pages, pages for words.
More words than I had ever heard, and I feel so alive.

Oh,then you and I, you and I
Not so little you and I anymore

And with this silence brings a moral story
More importantly evolving is the glory of a boy

Cause you and I both loved
What you and I spoke of (of, of)
And others just read of
And if you could see me now
Well, then I’m almost finally out of
I’m finally out of
I’m finally deedeedeedeedeedee
Well I’m almost finally, finally
Well I am free
Oh, I’m free

And it’s okay if you had to go away
Oh, just remember the telephones
well, they work in both ways
But if I never ever hear it ring
If nothing else I’ll think the bells inside
Have finally found you someone else and that’s okay
Cause I’ll remember everything you sang

Cause you and I both loved
What you and I spoke of (of, of)
And others just read of
and if you could see me now
Well, then I’m almost finally out of
I’m finally out of
I’m finally deedeedeedeedeede
Well I’m almost finally, finally
Out of words

Continue Reading

Ahhaaa… :)

_41500258_littlemisssunshine

Sore ini, sebenarnya mood kerja saya sudah hampir hilang samasekali karena selain sudah diluar jam kerja tapi saya masih tertinggal di kantor, selain itu saya sendiri sudah tidak konsentrasi (baca : malas) ;)). Alhasil berkeliaranlah saya di dunia maya. Walau awalnya saya cuma ingin mencari berita yang menyegarkan otak, eh jari-jemari saya malah nyasar ke situs khusus penulis..

Saya jadi menemukan “tempat” yang bisa menyalurkan salah satu cita-cita saya ya. Berkumpul dengan para penulis. Saya sadar sih, tulisan saya masih aneh, jungkir balik, opiknya juga masih bacak-acakan, masih banyak yang perlu dikoreksi, lah kok jadinya saya yang skeptis duluan sih? :)). Tapi jujur, rasanya seneng banget bisa menemukan situs kumpulnya para penulis di Gagas Media..  *jejingkrakan*

Eh tapi belum tahu sih mau ngapain di situs ini.. Tapi ya sudahlah, biarkan mengalir saja. Sambil mempelajari situs ini bekerjanya seperti apa sih? Apa yang bisa saya dapat dari bergabung dengan blognya para penulis ini? 😕

Continue Reading

– G E M I N I –

Irresistible
Nice

Love is one of a kind

Great listeners..  Very Good in the you know where…

Lover not a fighter, but will still knock you out.


Trustworthy. Always happy.  LOUD.  TALKATIVE.  Outgoing very forgiving. Loves to make out. Has a beautiful smile. Generous. Strong.

THE MOST IRRESISTIBLE

… xixixxixixi …

some of them are so me.. but not all true..

Continue Reading

That's Why I Hate Yoga

Semua pasti punya dong pengalaman lucu & tolol tentang diri sendiri yang unforgettable. Tadi siang cerita-cerita seru sama temen-temen kok ya ndilalah cerita tentang pengalaman o’on yang terjadi pada masing-masing ya. Mulai yang nggak tahu siap itu mak erot & apa produknya (niat search by picture di google. Pas nemu gambarnya malah jejeritan), apa itu arti jaga lilin (babi ngepet), gaya 69 (dengan polos tanya : itu Kopaja jurusan mana sih?) serta banyak lagi pengakuan & pengalaman ajaib lainnya.

Begitu juga dengan saya. Ada satu pengalaman yang memalukan tapi boleh ditertawakan. Yaitu tidur. Siapa sih yang nggak mengakui kenikmatan tidur? Tapi kalau sampai bablas ketiduran di kelas yoga?

Salah satu training wajib seorang caroline (beberapa tahun yang lalu nih) adalah Service Skill. Biasanya dilakukan secara terintegrasi di salah satu hotel di Jakarta karena callcentre kami tersebar di 4 kota yaitu Jakarta, Medan, Surabaya, Bandung. So, untuk mengumpulkan kami ya di Jakarta.

Hari itu kebetulan hari terakhir kami training di Jakarta. Sesi terakhir ini diisi dengan pengetahuan tentang kesehatan, aerobik, & ditutup dengan kelas yoga. Berhubung malam sebelumnya saya & beberapa teman lain ngecipris ngobrol sampai malam akhirnya tidurnya telat, padahal kami tahu kalau esok harinya kegiatan kami fisikal banget.

Paginya, tentu kami bangun dengan mata cekung karena kurang tidur & arrgh.. kenapa pula ini badan mendadak rasanya remuk & meriang segala sih? Sampai akhirnya saya nggak sadar kalau ambil porsi sarapan nasinya agak banyak, diluar porsi sarapan saya biasanya. Alhasil.. mata saya kriyep-kriyep dengan sempurna, padahal training baru saja dimulai. Bagus ya nak.. bagus.. teruskan tidurnya.. (batin saya memaki-maki). Setelah usaha keras saya menahan kantuk berhasil, dilanjut dengan sesi aerobik. Bagus dong, bisa bikin mata saya melek sempurna & mulai cengengas-cengenges. Suhu badan juga mulai naik, keringetan, kalori terbakar sempurna (I hope so). Dan sampailah kita pada kelas yoga..

Tahu kan yoga itu kaya gimana? Gerakan kalem, relaks, terstruktur jelas, lebih ke konsentrasi, musiknyapun ada yang cuma gemericik air, pokoknya menenangkan banget efeknya. Saya gak tahu berapa lama saya masuk ke dunia relaksasi itu. Yang jelas ketika saya buka mata, teman-teman saya langsung tepuk tangan & anehnya saya juga ikut tepuk tangan bersama mereka dengan wajah tak berdosa. Semua tertawa, sayapun juga tertawa padahal nggak tahu ngetawain apa. Itupun masih diperkuat dengan pertanyaan bodoh saya, “eh, emang kalian pada ngetawain apa sih?”. Kontan spontan menjawab, “ngetawain elu kaliii..Selamat datang di dunia nyataaa..”. “yak, sesi yoga yang paling berhasil adalah sesi yoganya mbak Devi..” .Sekelas langsung tepuk tangan.. Glek! Apa salah & dosaku?

Ternyata, saya beneran kesirep, sodara-sodara. Tidur beneran & nggak bisa dibangunin. Dicubit, digelitikin, disepak-sepak, dipijet hidungnya, tetep gak bangun. Sampai trainernya putus asa & bilang, “ya sudah biarin aja, mungkin kecapekan. Mari kita lanjutkan ke gerakan berikutnya..”. Ahiahahaha.. Hwee.. mosok sih aku sepulas itu tidurnya? Sampai sekarangpun kalau ingat & ketemu sama teman-teman sekelas yoga masih suka dibahas. “Pules banget tidurnya, kaya bayi kekenyangan..”

Tapi lama-lama yah, biar ajalah. Itung-itung saya punya kenangan konyol di masa lalu. Wajar dong, namanya juga manusia. Ketiduran itu gak dosa kan? gak dosa kan? *ngacung-ngacungin celurit* >:)

Itulah kenapa sampai sekarang saya ngga pernah mau sarapan nasi. Padahal kan sumber energi di pagi hari ya? Tapi entah ya, berasa kapok aja. *nyalahin nasinya* ;))

Continue Reading