Depapepe: The Wonderful Duo!

Sore lalu, seperti biasa, saya pulang dengan menggunakan angkutan umum, Metromini 75 arah Mampang. Hiruk pikuk suara pedagang asongan bercampur suara kenek bus yang sibuk mencari penumpang sahut menyahut terdengar. Seperti biasa pula saya memilih duduk di bangku terdekat dengan pintu, supaya turunnya nanti nggak ribet harus “membelah” jubelan  penumpang.

Bus mulai menyusuri kemacetan sore, dan saya pun mulai menyibukkan diri dengan hp saya. Tak lama kemudian naiklah dua orang pengamen, saya tidak seberapa memperhatikan mereka karena kebetulan naik dari pintu belakang dan mereka berdiri di dua bangku setelah saya. Mereka langsung memainkan melodi yang tak asing di telinga. Rasanya ada yang sedikit berbeda dengan pengamen-pengamen yang naik sebelum mereka. Suara mereka terdengar lebih catchy, dan permainan duo gitar mereka sekilas mengingatkan saya pada Depapepe. Baiklah saya sedikit lebay menyamakan mereka

Read More

Popular Lewat Youtube


Dasar kau keong racun
Baru kenal eh ngajak tidur
Ngomong nggak sopan santun
Kau anggap aku ayam kampung
Kau rayu diriku
Kau goda diriku
Kau colek diriku
Eh ku takut sekali
tanpa basa basi kau ngajak happy happy
Eh kau tak tahu malu
Tanpa basa basi kau ngajak happy happy
….

Sepenggal syair lagu itu mendadak akrab di telinga kita akhir-akhir ini ya? Lirik yang terkesan nakal yang kalau iya mau direkam & diproses secara profesional belum tentu ada produser yang mau serius mengedarkan. Kecuali lagu itu diproduksi untuk pangsa pasar tertentu.

Kalau di twitter sendiri sudah jadi topik sebulan yang lalu & kini jadi trending topic diatas Justin Bieber, sebelum kemarin digantikan oleh Pong Hardjatmo yang mencoret-coret atap gedung DPR \m/  ;))  :-& . Banyak juga yang bertanya-tanya apa sih Keong Racun itu? Jenis hewan spesies baru? Atau julukan untuk siapa? Kenapa harus keong & hubungannya apa sama racun? Siapa yang menyanyi & banyak lagi pertanyaan lainnya. Padahal video dangdut koplo tarling yang dibawakan secara lipsync

Read More

Yiruma : Romantic Melody

Yiruma, sebuah nama yang mungkin masih terdengar asing di telinga sebagian dari kita ya? Tapi siapa sangka kalau sebenarnya dia sudah cukup dikenal di luar sana. Kepiawaiannya mengolah nada menjadi sebuah alunan musik yang cantik membuat namanya melambung & album garapannya terjual laris manis di benua Asia, Amerika dan Eropa.

Yiruma adalah seorang komposer muda lulusan The Purcell School of Music, London. Lahir di Korea, tanggal 15 Feb 1978. Pernah memiliki kewarganegaraan ganda, UK dan Korea, tapi akhirnya sih memilih jadi warga negara Korea. Yiruma sudah mulai bermain piano sejak usia 5 tahun. Bayangkan 5 tahun sudah pinter main piano, saya dulu usia segitu masih mainan karet gelang, bekel, sama congklak.. ;)).

Lagu-lagu ciptaannya sangat melodius, peaceful & romantis. Di youtube hampir semua videonya sudah dilihat oleh lebih dari 2 juta sampai 6 juta orang. Tak

Read More

Dimanakah Kalian?

Jadi artis sepertinya masih salah satu favorit untuk mendulang rupiah. Termasuk menjadi seorang penyanyi. Kalau saya perhatikan kok kayanya jadi penyanyi itu sekarang gampang bener ya.. Asalkan punya tampang lumayan, suara pas-pasan pun bisa jadi penyanyi. Apalagi kalau sudah lebih dulu dikenal sebagai artis, jalan bakal lebih lempeng untuk menjadi penyanyi. Tinggal poles sana sini, taraa.. jadi penyanyi deh (alakadarnya).

Tapi yang ingin saya bicarakan disini bukan masalah jadi penyanyi itu gampang (sebelum saya ditabokin sama penyanyi-penyanyi baru yang bersuara ala kadarnya itu). Saya cuma pengen tanya, apa kabar sih artis-artis jebolan, AFI, KDI, Mamamia, Indonesian Idol, dan banyak lagi perlombaan sejenis yang sempat beberapa waktu sempat booming banget. Kemana ya mereka semua sekarang ini? Kok sepertinya tidak lagi terdengar gaungnya :-?

Jaman-jaman AFI (Akademi Fantasi Indosiar) marak diberitakan, teman-teman sayapun dengan heboh & fasih menceritakan kelebihan & kekurangan masing-masing peserta, mulai babak audisi sampai final. Tentu saja juga lengkap dengan kisah hidup di balik masing-masing pesertanya. Saya memang tidak seberapa tertarik mengikuti

Read More

Dressed in Black by Chance : Neri Per Caso

Lama sekali saya tidak mendengarkan lagu-lagunya Neri Per Caso yang artinya Dressed in Black by Chance, atau ada juga yang mengartikan Black by Chain. Kenapa black? Karena tampilan fashion grup musik acapella asal Italia itu selalu berwarna hitam.

Kelompok ini terbentuk sekitar tahun 90-an dari kota kecil Salerno di Italia. Padahal acapella sendiri biasanya dinyanyiin oleh orang negro.  Pertama kali dengar lagu mereka Quello Che Vuoi, nggak pernah bosen sama dengarkan berkali-kali.. ;)) . Bukan hanya suara , tapi performance mereka dari dulu sampai sekarang stabil banget lho..

Read More

Selera Yang Menular

Boleh dibilang selera musik saya sangat gado-gado. Karena semua yang terdengar catchy atau syairnya bagus bisa langsung masuk dalam kategori lagu favorit. Genrenya bisa macam-macam, tergantung mood & selera saya lagi lagu apa saat itu :D. Bisa dilihat sebagian  disini , atau  disini ,dan masih banyak sederetan lagu yang bergenre musik jauh dari selera musik suami saya.

Berbeda dengan suami yang konsisten dengan koleksi lagu di jalur jazz (sentimental romantic jazz, instrumental, hampir semua koleksi lagunya jazz,  atau instrumental yang mengandung saxophone atau lagu-lagu slow yang

Read More

The Man That Can't Be Moved

Salah satu lagu yang selalu menemani saya dikantor kalau pagi, sebelum menghadapi setumpuk pekerjaan yang mengantri untuk diselesaikan satu-satu, selain James Morrison, Incubus, Dishwalla, David Cook, Peter Cox dan teman-temannya, plus secangkir kopi tentunya ;) . The Script – The Man That Can’t Be Moved. Lagu yang sudah nggak bisa dikatakan baru lagi, tapi masih enaklah kalau buat didengerin pagi-pagi (menurut saya lho.. ;)  ).

Kalau yang biasa saya dengerin tiap pagi bukan yang versi unpluggednya sih. Berhubung yang di youtube untuk non unplugged (apa sih istilahnya?) nggak bisa di-embed jadi ya sudahlah kalian saya share yang versi unplugged-nya aja, sama-sama enak kok.

Read More

Incubus – Drive

Salah satu lagu favorit saya yang hampir selalu berhasil membuat mood saya kembali  :D. Check this out, Incubus – Drive .

” Sometimes, I feel the fear of uncertainty stinging clear
And I can’t help but ask myself how much I let the fear
Take the wheel and steer
It’s driven me before
And it seems to have a vague, haunting mass appeal
But lately I’m beginning to find that I
Should be the one behind the wheel

Whatever tomorrow brings, I’ll be there
With open arms and open eyes yeah

Whatever tomorrow brings, I’ll be there
I’ll be there

So if I decide to waiver

Read More

Sandhy Sondoro : Berkilau Di Negeri Orang

Saya mengenal nama Sandhy Sondoro sekitar tahun 2007 lalu ketika salah satu sahabat saya yang tinggal di Jerman “mengenalkan” Sandhy pada saya akan  kedahsyatan suaranya. Mengenalkan bukan saya kenalan langsung ya, tapi mulai sedikit meracuni telinga saya pelan-pelan. Sandhy who? Sempat mengernyitkan dahi. Kenapa sih teman saya ini getol banget mempromosikan si Sandhy. Mempromosikan dalam arti mengenalkan suaranya via website pribadinya. Ya okelah, saya dengerin dulu ya.

Oh My God.. suaranya bikin saya langsung merinding. Bukan karena suaranya mirip kuntilanak lagi ketawa ya..  Tapi suaranya itu lho : Continue reading

Ketika Plagiasi Menjadi Sebuah Kutukan

plagiasi

Plagiarisme. Sebuah hal masih jadi bahasan sensitif buat semua yang menghasilkan karya, apapun itu : lagu, puisi, tulisan, lukisan, dll.

Kalau menurut wikipedia, yang dimaksud dengan plagiarisme adalah :

penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri. Plagiat dapat dianggap sebagai tindak pidana karena mencuri hak cipta orang lain. Di dunia pendidikan, pelaku plagiarisme dapat mendapat hukuman berat seperti dikeluarkan dari sekolah/universitas. Pelaku plagiat disebut sebagai plagiator.

Yang digolongkan sebagai plagiarisme :
* Menggunakan tulisan orang lain secara mentah, tanpa memberikan tanda jelas (misalnya dengan menggunakan tanda kutip atau blok alinea yang berbeda) bahwa teks tersebut diambil persis dari tulisan lain.
* Mengambil gagasan

Read More

MJ : diantara pengagum & peniru sosoknya

Heran deh, kenapa ya kok sejak Michael Jackson (selanjutnya saya sebut MJ) meninggal kok mendadak jadi banyak banget yang mengidentifikasikan dirinya menjadi atau mirip Michael Jackson? Oke taruhlah dia memang sebuah sosok yang fenomenal di bidangnya, sosok megabintang a.k.a superstar, misterius, hits maker, sampai dengan hobby operasi plastiknya yang mengubah total wajah aslinya dari sosok negroid ke sosok kaukasoid. Tapi above all dia toh hanya seorang manusia.

 

Jujur saya bukan penggemar berat MJ. Saya hanya sebagai penikmat sebagian karyanya, tapi bukan berarti kalau saya menikmati setiap karyanya saya lantas mengglorifikasi dia sebagai sosok mahadewa. Hello.. he’s just a human being, sama seperti artis lainnya. Makanya saya sampai geleng-geleng kepala karena sejak MJ diberitakan meninggal langsung semua peniru-peniru karakter MJ muncul ke permukaan. Mulai yang dandanan sama, cara bicara, make up lengkap dengan lipstik merah, gaya moon walker dancing-nya, atribut yang samasekali mirip dengan MJ semasa

Read More

Cuci Otak ala Kuburan Band ..

 

kuburan band

 

Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Ingat, ingat ingat ingat, cuma ingat kuncinya
Ingat, aku ingat ingat, cuma ingat kuncinya ..

 

Saya biasanya kalau mendengarkan lagu baru yang ga seberapa enak di kuping & terkesan agak nyeleneh suka dengerinnya lebih dari 3x. Tapi ya kadang ga lantas jadi enak tapi lumayan terbiasa denger lagunya. Nah gimana kalau kamu harus mendengarkan lagu yang sama dimanapun kamu berada?  :-(  .Tahu Kuburan Band kan? Grup musik Metal Hidrolik dari Bandung yang konyol kocak amit-amit, yang tampilannya nyaingin grup musik KISS (dibedakin sampai putih trus digambar-gambarin gitulah), dengan lagu andalannya

Read More

InspectorWordpress has prevented 0 attacks.