Bagi yang sudah sering bermain di ranah social media pasti familiar dengan yang namanya twitter, kan? Tempat dimana kita bisa “berceloteh” dan menceracau tentang apa saja. Tempat “berbagi” hal positif sekaligus negatifnya. Pasti kita juga sudah tidak asing dengan hashtag memetwit atau twit memedi, atau twit horor, atau twit menyeramkan yang kerap “disajikan” tiap malam Jumat, kan? Kisahnya sendiri ada yang berdasarkan pengalaman nyata, atau hanya cerita rekaan belaka. Tapi yang jelas pasti temanya horor. Namun dalam perkembangannya, #memetwit mengalami penyimpangan ide, mungkin maksudnya untuk mengubah timeline malam Jumat menjadi tidak melulu berisi cerita horor ya, sehingga ada yang memodifikasinya dengan memberikan tweet-tweet lucu walaupun dengan tetap menggunakan tema dan tokoh seram.
Tapi, ketika menyimak timeline twitter dengan hashtag #hororgagal beberapa
Read More



Saya mengenal nama Sandhy Sondoro sekitar tahun 2007 lalu ketika salah satu sahabat saya yang tinggal di Jerman “mengenalkan” Sandhy pada saya akan kedahsyatan suaranya. Mengenalkan bukan saya kenalan langsung ya, tapi mulai sedikit meracuni telinga saya pelan-pelan. Sandhy who? Sempat mengernyitkan dahi. Kenapa sih teman saya ini getol banget mempromosikan si Sandhy. Mempromosikan dalam arti mengenalkan suaranya via website pribadinya. Ya okelah, saya dengerin dulu ya.