contact

The Living Legend : Pak Raden

Sebagai generasi jaman TVRI yang hiburan untuk anak setiap hari Minggu cuma si Unyil dan beberapa film kartun, memang mau tidak mau ya tontonannya itu. Dinikmati sebosannya karena adanya cuma itu, belum ada stasiun TV swasta seperti sekarang. Jauh berbeda dengan dunia hiburan anak jaman sekarang yang lebih variatif dan modern. Tapi jika diperhatikan, sampai sekarang belum ada lho film dan tokoh rekaan yang begitu dicintai dan hidup hingga berpuluh tahun seperti Unyil dan kawan-kawan. Boleh dikatakan film Si Unyil adalah film boneka yang paling legendaris.

Nah, kalau bicara tentang Si Unyil pasti tidak akan lepas dengan sosok bapak-bapak Jawa, galak, berkumis tebal, menggunakan beskap, kain panjang, dan tak lupa blangkon. Ya, dia adalah Drs. Suyadi atau yang lebih dikenal dengan Pak Raden (Raden Mas Suryomenggolo Jalmowono) :D. Walaupun kalau di film

Read More

Share
faq
notice

Berbagi Cerita dan Cinta

Hari Minggu tanggal 19 Juni 2011 kemarin bertepatan dengan kegiatan pertama tim Indonesia Bercerita Jakarta. Setelah meeting di Anomali Coffee di hari Jumatnya, kami pun berencana untuk mengadakan acara di sebuah pesantren yang bernama Missi Islam Pusat Jakarta di daerah Rawa Badak Selatan, Koja – Jakarta Utara. Lumayan jauh sih ya, ujung ke ujung karena saya pas berangkat dari rumah mertua saya di daerah Cipayung Jakarta Timur. Pondok pesantren Missi Islam Pusat Jakarta ini menyelenggarakan pendidikan pesantren bagi kaum dhuafa dan yatim piatu secara gratis sejak tahun 1983 dan masih tetap terselenggara hingga kini. Nah, kegiatan kami disana adalah untuk mendongeng sekaligus memberikan hiburan berupa workshop sederhana kepada para santri disana untuk berkreasi membuat dongeng. Ya, itung-itung sambil mengolah imajinasi mereka,

Read More

Share
international
information

Setengah Windu

Sebenarnya postingan istimewa ini terlambat satu hari. Ya, seharusnya postingan ini saya buat kemarin, tepat di hari ulang tahun pernikahan saya yang ke-4 :D. Tapi apa daya, kemarin adalah hari yang sibuk untuk saya. Mulai jam 08.00 – 11.00 harus sudah stand by untuk mempersiapkan sekaligus bertugas sebagai MC pada acara pelantikan pejabat eselon II dan IV di lingkungan Sekretariat Wakil Presiden (berdiri kelamaan itu pegel :-s). Sesampainya di kantor berkas sudah menggunung untuk menunggu penanganan. Sore/malamnya pun jadwal lain sudah menunggu. Meeting bersama @IDceritaJKT di Anomali Coffee sekaligus penyerahan hadiah yang kemarin \:D/. Pffiuh.. Sedikit capek sih, tapi menyenangkan.. :)

Seperti tahun-tahun sebelumnya, sms ucapan pertama datang dari Mama mewakili Papa dan adik-adik. Ucapannya walaupun nyaris sama dengan

Read More

Share
site-map

#indonesiajujur : Tip of An Iceberg

A lie may take care of the present, but it has no future ~ Unknown

—–

“Dek, kamu nggak belajar? Kan besok ujian..”
“Tenang aja, Pa… Aku udah tahu jawabannya, kok..”
“Maksudnya kamu sudah dikasih kisi-kisi soal sama gurumu?
“Bukan kisi-kisi, Pa.. Tapi jawaban. Kita semua udah dikasih tahu jawabannya apa aja, jadi besok tinggal jawab aja…”

Kawan saya bercerita dengan ekspresif tentang jawaban anaknya yang akan menjalani ujian. Mungkin zaman memang sudah berubah, dan perkembangan aktivitas contek menyontek yang klasik itu dalam prosesnya sudah sudah mengalami metamorfosa. Demi sebuah nilai bagus,

Read More

Share
partner

Service Excellent (2)

Disclaimer : tulisan ini dibuat bukan bermaksud untuk membandingkan brand taksi yang satu dengan lainnya. Hanya sekedar berbagi pengalaman yang berkesan dengan seorang sopir taksi yang attitude-nya lain daripada yang lain.

—–

Dulu, sejak saya masih di Surabaya dan masih sering mondar-mandir ke Jakarta, saya sering menggunakan jasa layanan taksi berlambang burung biru terutama guna mengantarkan saya ke bandara pagi-pagi buta untuk mengejar first flight. Di beberapa kota besar selain Jakarta sepertinya citra perusahaan transportasi tersebut masih terbilang positif dan bahkan menjadi favorit semua orang. Tak terkecuali saya pada waktu itu.

Namun sejak berdomisili di Jakarta, ternyata citra tentang perusahaan transportasi favorit saya itu justru sebaliknya. Di Jakarta, taksi-taksi

Read More

Share
faq

Tentang Sebuah Kejutan..

Sebuah percakapan absurd antara saya dan si Hubby, sehari sebelum ulang tahun saya :

Saya : aku mau ulang tahun, Bibo mau ngado aku apa? ;;)
Hubby : ada, tapi nanti kejutan buat kamu adanya pas aku ulang tahun.. :->
Saya : lah, lama amat Desember? Kan ulang tahunku Juni. Trus emang kejutannya apa?
Hubby : kamu beliin aku mobil.. \:D/. Gimana, cukup kejutan nggak? Kejutan dong? ;))
Saya : :|

Sebenarnya setiap kali ulang tahun saya tidak pernah mempermasalahkan masalah kado. Jangankan di kasih kado, tanggal ulang tahun saya sampai diingat dan diberi ucapan selamat saja rasanya sudah seneng banget kok. Dikasih kado ya alhamdulillah, nggak juga nggak apa-apa, kan yang penting doanya ;)

Tidak selalu ada cerita unik di setiap ulang tahun saya. Tahun lalu saya melewatkan moment ulang tahun di Pusdiklat BPS , bertepatan dengan prosesi prajabatan. Cukup berkesan, karena ulang tahun saya

Read More

Share
international

Obrolan Absurd (4)

Entah siapa “pencetus” keluarnya dialog-dialog absurd untuk yang pertama kali di keluarga saya. Tapi sepertinya Papa saya adalah “tersangka utama”-nya, karena biasanya kalau pas kumpul-kumpul di komunitas beliau, si Papa seringkali mengeluarkan jokes yang membuat anak didik maupun rekan sejawatnya ikut terpingkal-pingkal (walaupun Mama saya nggak pernah ikut tertawa dengan alasan : “bosen ah, jokes itu udah pernah denger!” :p).

Nah sepertinya virus ke-absurd-an itu menurun pada kami bertiga, kini tak terkecuali si hubby yang diam-diam juga ikutan tertulari.

1. BALADA MUG

Saya : kamu mau mug nggak, Ndung? Mug dari kantor aku. Terbuat dari dari stainless steel, ukuran imut, ada grafir tulisan tempatku bekerja. Bisa dipakai buat minum kopi atau teh gitu..

Adik : asiiik,

Read More

Share