Berpernak-pernik atau Rapi?

Dari dulu mulai kerja di swasta sampai sekarang jadi pegawai negeri yang namanya meja kerja saya selalu standar. Nggak ada barang lain selain kerjaan yang bakal nongkrong disitu, padahal space-nya cukup luas & seharusnya bisa dipajangi pernak-pernik yang sifatnya pribadi, macam foto, pigura, atau mainan-mainan lucu. Tapi nggak tahu ya, saya mikirnya kepentingan saya disitu cuma kerja sih, jadi nggak pernah bercita-cita bakal memajang sesuatu yang nggak ada hubungannya sama kerjaan. Belum lagi kalau kerjaan saya lagi banyak, meja saya yang dulu bisa berbentuk kaya begini :

* meja kerja saya yang dulu *

Kadang suka tiba-tiba pengen & gemes juga liat meja teman yang banyak pernak-pernik lucunya kaya pigura, mainan meja, tumblr (tempat minum) yang semuanya sewarna, satu tema & warnanya cerah. Pernah ada tuh yang isi mejanya full sama pernak-pernik lucu berwarna-warni itu, dan semuanya berwarna orens. Ada juga yang isi mejanya hampir sama tapi warnanya semua ungu. Pas saya lihat ke bawah meja, ada sendalnya ungu juga.. ;)). Sampai-sampai saking banyaknya pernak-pernik yang dipajang diatas meja & CPU yang diletakkan di meja itu hanya menyisakan space kecil seukuran mousepad hanya untuk biar mousepad-nya bisa digerakkan :o. Ini sebagian meja kerja yang sempat saya abadikan :

*cluster-cluster yang full pernak-pernik*

Ada lagi yang lebih lucu. Temen kantor saya yang dulu saking ngefans-nya sama action figure Spiderman meja kerjanya dipenuhi sama boneka-boneka kecil Spiderman. Sampai tumbler & sendalnya pun bercorak sama. Masih ada lagi & kali ini lebih ekstrem, dia punya hewan peliharaan kura-kura. Saking sayangnya sama kura-kura peliharaannya itu dibawalah ke kantor & diletakkan diatas meja. Katanya, “kura-kuraku ini bisa membantu menghilangkan stress lho..”. Oh ya, jadi penasaran jangan-jangan kura-kuranya juga bisa mijit atau ngrimbath gitu. Sampai sempat mikir, “ini meja kerja apa pet shop ya?” ;))

Tiap orang pasti beda-bedalah dalam usahanya menciptakan kenyamanan di ruang kerja. Mungkin salah satunya dengan meletakkan beberapa benda pribadi & penggunaan warna-warna cerah untuk membangkitkan mood, dan katanya sih memang “ngaruh”.

Pernah sih saya iseng nanya & jawabannya panjang ;)) :

saya : “kenapa sih meja kerjanya “meriah” gitu? Kalau ada berkas kerjaan yang numpuk nanti ditaruh mana?”

teman : “Kalau aku ya, dimana pun aku kerja harus bisa kuciptakan kondisi yang senyaman mungkin. Ya kan kita kerja pengennya juga nggak cuma sehari dua hari doang kan? Makanya aku mesti bikin gimana caranya ruangan atau minimal meja kerjaku bisa bikin mood kerjaku selalu bagus. Nah salah satunya ya kasih pigura-pigura, vas bunga, tumblr, pernak-pernik yang lucu kaya begini. Ya emang sih nggak ada hubungan sama kerjaan, tapi ternyata itu berhasil bikin moodku semangat. Kalau ada berkas-berkas? Gampang, tinggal tarik kursi, taruh deh berkas-berkasnya disitu :D. Kalau nggak cukup ya nanti taruh aja bawah. Itulah kenapa selalu aku usahakan nggak ada berkas yang numpuk. Soalnya nanti bisa mengganggu kelucuan meja kerjaku dong ;))”

saya: “Ya..ya.. lebih penting menjaga kelucuan display meja emang sih ya..” ;))

Tapi meskipun sudah pernah saya coba saya malah nggak bisa kerja kalau terlalu banyak pernak-pernik di meja kerja saya, apalagi kalau ada toples berisi makanan. Bakal nggak konsen kerja malah makan melulu, soalnya sudah sering terbukti ;)). Apalagi kerjaan yang sekarang banyak melibatkan dokumen penting yang nggak boleh ada kotoran sedikitpun. Ya masa dokumen bertanda tangan pejabat negara kena minyak? Makanya di meja saya cuma ada tempat minum aja. Itupun isinya air putih. Ih pokoknya meja kerja saya standar banget deh.

*meja kerja saya yang sekarang*

Ya nggak tau juga kali ya, kalau mungkin suatu saat nanti saya berubah pikiran pengen “menghias” meja kerja saya jadi lebih colorful dengan pigura, tumblr, tempat alat tulis, atau.. karpet mungkin? Halah, niat banget bawa-bawa karpet. Jangan-jangan nanti lama-lama saya bawa kasur sama selimut gambar tweety ;)). Hmm, tapi serius nih, kok jadi memikirkan item apa aja yang bakal saya pajang di meja kerja saya itu yah 8->

Bagaimana dengan meja kerja kalian? 😉

Continue Reading

Sketsa : Dibalik Keisengan saya

Dulu saya pernah cerita tentang hobby yang waktu SMP & SMA hobby ini benar-benar saya tekuni itu di sini. Iya, hobby otodidak gara-gara saya cuma seneng nggambar itu. Hampir setiap minggu saya menggambarkan pesanan teman atau sesekali menggambar untuk Mama.

Waktu kuliah saya juga masih aktif mendesain, mulai mendesain model seragam untuk jurusan saya sampai memilihkan bahan seragamnya (nggak tahu sekarang masih dipakai atau nggak ya). Yang jelas seragamnya atasan pink plus jas & rok/celana abu-abu, sama satu seragam lagi atasa merah maroon dengan rok A line kotak-kotak warna pink dengan scarf yang dililit di leher 😀 . Pertama lihat temen-temen kompak pakai baju itu rasanya seneeeng banget.. :-bd. Ada rasa yang nggak bisa digambarkanlah pokoknya 😉

Waktu saya masih kerja di Malang  juga gitu, sempat membuat untuk seragam kantor yang kalau dipakai jadi keliatan seperti seragamnya pramugari (pramugarinya angkot) ;)). Oh iya, saya mengerjakan semua itu (mendesain) nggak dibayar lho. Karena rasanya ada kepuasan tersendiri aja kalau hasil karya kita dipakai orang & terlihat bagus, dan itulah “bayaran” buat saya *terharu :((*

Oh ya, waktu diklat prajabatan bulan kemarin saya juga sempat membuat oret-oretan di kertas buram untuk mengusir kantuk. Ya daripada saya yang diketawain temen-temen gara-gara terkantuk-kantuk di kelas kan mending saya jaga mata biar tetep melek ;)). Hasilnya seperti ini  :

Sekarang sih sudah hampir nggak pernah lagi menggambar. Nah kemarin pas kerjaan lagi kosong iseng-iseng saya ambil kertas, pensil, spidol & penghapus, trus saya menggambar lagi & hasilnya adalah ini  :

dan ini :

Ah, ternyata masih bisa ;))  <:-P

Continue Reading