Mendadak Pikun

Kali ini mau posting yang (sumpah nggak penting banget) mau curhat aja.. Tumben kan? Tumben kaaaan? 😆

Nggak tahu apa yang sudah terjadi sama saya beberapa hari ini. Rasanya jadi pelupa berat, padahal usia belum menunjukkan saya harus menderita pikun (amit-amit). Tapi beneran deh, saya sampai “kagum” dengan stadium pelupanya saya akhir-akhir ini. Entah lantaran karena saya yang kurang aware terhadap sesuatu atau lingkungan saya atau lagi males mikir yang berat-berat. Tapi yang jelas saya jadi mendadak sering lupa.. 🙁 . Sampai nama artis yang biasanya saya hafal di luar kepala saja saya terpaksa harus menggunakan google untuk mencari siapa nama artis yang saya maksud. Mending kalau kata kuncinya bener, inipun kata kuncinyapun salah.. Gimana google mau menemukan artis yang saya maksud ya. Belum lagi pekerjaan yang mengharuskan saya harus memelihara memory saya berkaitan dengan kebijakan regional atau SOP. Duh rasanya parah sekali 🙁

Alhasil agenda & handphone cupu saya juga harus bekerja keras mengingatkan “majikannya” ini untuk nggak lupa lagi. Sebisa mungkin saya catat atau reminder seluruh rencana kerja & pribadi saya. Haduh, Tuhan.. tolong jangan pikunkan saya di usia yang masih belia ini..  🙁

*ciiihh… belia..  :))

 

[devieriana]

You may also like

8 Comments

  1. @eliabintang : lah malah rasanya terlalu banyak diistirahatkan tuh 😆 . Makanyaa bingung ini efek overloaded apa efek kelamaan diistirahatkan 😀

  2. @desty : huahahahahaha.. sialaaan.. Eh tapi beneran kemarin akhirnya takut sendiri, gimana kalo gue pikun prematur.. haduuh, amit-amit, hwaa… *nangis jejeritan*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *